Jumat, 02 Januari 2015

puisi (bahasa indonesia 2)


Kakaku

Pancaran kebaikanmu yang kini kurasakan
Canda tawa, guraumu yang kurindukan
Semua hal tentangmu yangku fikirkan
Semua itu membuat keceriaan diperjalanan hidupku

Meskipun kita terpisah suaat saat nanti
Atau jarak memisahkan kami sekalipun mau memisahkan
Tidak menghalangi aku menyayangimu kakak…

Aku akan selalu merindukanmu kakakku…
Karena kau telah membuat pelangi dihidupkan
Kau membuat hari hariku penu warna
Dengan tinta kebaikan yang kau lukiskan dihidupku









Istanaku Rumahku

Rumahku istanaku ….
Tempat aku dibesarkan
Tempat aku dibimbing sekolah
Oleh ayah dan ibuku
Rumahku surgaku…
Tempat aku berlindung
Dari segala macam musibah
Tempat aku berteduh
Saat hujan datang dengan deras
Rumahku yang sangat sederhana
Dan tidak mewah
Itulah rumahku











Saya bisa

saya tak lelah
saya hanya butuh dorongan
saya tak menyerah
saya yakin saya bisa
ini bukan sebuah beban

tetapi ini sebuah tantangan
pengalaman membuat saya berani
berani hadapi tantangan yang ada
tidak boleh saya untuk takut gagal

karena setelah kegagalan
terdapat keberhasilan yang tertunda
untuk menuju kesuksesan
saya pasti bisa


Tidak ada komentar:

Posting Komentar